Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2020

Pedagogi Dosa #5: "Mengadili Perspektif: Mitos Pemeluk Pohon dan Nasionalisme Omong Kosong, Budaya Maklum Hingga Konotasi Keberagaman Dalam Simbol-Simbol Pelangi"

Gambar
Kendari, 5 Juli 2020 [Di Indonesia tradisi nasihat-menasihati sudah menjelma menjadi budaya khas Indonesia yang di klaim secara non-predikatif, seakan-akan tetap dan selalu sesuai dengan evolusi kognitif manusia. Sayangnya pendosa-pendosa itu juga berevolusi, secara dekonstruksi, menciptakan keadaan yang membuat nasihat menjadi tidak begitu relevan lagi untuk situasi seperti sekarang. Para moralis itu pelan-pelan mulai menepuk jidat, menggigit jari serta menggeliat gelisah di kursi mereka setelah menyadari segala tatanan khayalan mereka tidak lagi berfungsi sebagaimana mestinya. Pengulangan retorika (omong kosong) membuat telinga jajaran pendosa ini kebal dengan semua impian-impian fana yang terus menerus diperdengarkan-pada akhirnya tidak berguna juga. Seperti suara-suara yang tidak senang dengan fenomena ini, #PedagogiDosa mengajak para pembaca untuk Mengadili Perspektif demi kesehatan mental dan pikiranmu.] Mitos Pemeluk Pohon dan Nasionalisme Omong Kosong Nasihat adalah ekspe...