Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2025

Kematian Simbol di Era Gen-Z: Dari PDH Hingga Simulakra

Gambar
Kendari, 18 Oktober 2025 [Setelah ku pikir-pikir, kegelisahanku yang satu ini tidak sekadar berbicara perbedaan “selera” dan “referensi”. Setelah ku timang-timang, kegelisahanku yang satu ini sudah masuk ke wilayah semiotik, simbol, dan nilai sosial. Dan terus terang saja, kegelisahan ku yang satu ini cukup mengganggu. Setelah kita melihat dan menyadari jika tidak semua idealisme bisa dipertahankan hingga mati, kita diperhadapkan dengan fenomena matinya simbol-simbol di ruang publik secara perlahan. Fenomena dimana bentuk dan makna tidak lagi menjadi hal yang penting untuk dipahami. Fenomena dimana simbol hanya digunakan sebagai bahan estetika humor. Demikian, segera kita akan memasuki puncak dari kekeliruan dalam membaca tanda di ruang publik yang bagi para pembaca karya-karya Ferdinand De Saussure, Roland Barthes, dan Jean Baudrillard melihat hal ini sebagai “Dekontektualisasi Tanda”. Karena untuk ku, kegagalan pertama dan paling dasar dalam berpikir adalah gagal memahami simbol, b...