Postingan

Menampilkan postingan dari 2018

Dedikasi untuk Kehidupan

Kendari, 30 Oktober 2016 Biasanya saya tidak pernah melakukan selebrasi seperti ini. Tetapi, selalu ada pengecualian untuk hal yang istimewa. Menanggapi berbagai opini yang berkembang tentang pergerakan-pergerakan kemahasiswaan, saya akan mencoba menyederhanakan pendapat saya melalui tulisan ini. Jika seandainya kita melihat ada sesuatu yang salah terjadi dilingkungan kita, apakah salah jika kita mengoreksi sesuatu yang salah tersebut? Contoh: Ronal melihat seorang anak dipukul ayahnya. Timbul pertanyaan dihati Ronal, kenapa?, atau ‘jahat sekali bapak ini, memukul anaknya didepan banyak orang’. Yaa mungkin saja ayahnya yang terlalu kejam atau anak ini   memang melakukan kejahatan yang keterlaluan. Tapi kembali lagi, hipotesa awal tidak bisa dijadikan tolak ukur kebenaran yang sesungguhnya. Timbul rasa iba, ditegur lah ayah tersebut agar tidak memukul anaknya. Setelah ditelusuri ternyata benar anak tadi habis mencuri ditoko depan rumahnya. Dari sini, bisa kita simpulkan bahw...

Bad boy dalam perspektif ruang publik

Kendari, 20 Oktober 2016 Akhir-akhir ini banyak opini dari beberapa karya seni yang untuk saya pribadi membuat saya dilema seperti ini. Saat ini kita menghadapi fenomena dimana segala sesuatu yang berhubungan dengan cinta, moral, paradigma dan sanksi sosial menjadi penyebab dari sebuah penyimpangan sosial. Mulai dari propaganda 'Bad boy' kemudian masuk ke lifestyle pemuda yang terkesan 'ikut-ikutan' hingga kalimat saat ini sedang menjadi trending topik: 'Jangan menilai seseorang dari luarnya'. Perlu di pahami bahwa tidak ada yang salah jika seseorang menilai orang lain dari penampilannya, kenapa? karena penampilan adalah bentuk visualisasi dari isi kepalamu. Cara berpakaian, style, moral, etika mempengaruhi seseorang untuk membuat hipotesa awal tentang dirimu. sederhananya kesan pertama. Jujur saja, untuk saya lebih baik terlihat baik didepan media dan memberikan efek yang baik pula bagi yang menyaksikan daripada terlalu jujur mengumbar keburukan diri sehingga...