Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2023

Tentang lagu dan Rasa yang di tawarkan olehnya

Gambar
Soegi Bornean sedang di ‘goreng’ karena lirik lagunya yang di anggap tidak dapat dipahami. “Asmara telah terkalibrasi frekuensi yang sama” menjadi kalimat yang paling di lemahkan oleh pengguna twitter dalam beberapa hari terakhir. Saking ramenya, Vice sampe buat artikel tentang lirik dari lagu yang berjudul Asmaralibrasi ini. Bahkan ada user yang sampe buat thread untuk menjelaskan dan mengukur antara diksi ‘Asmara’ dan ‘Kalibrasi’ dengan disiplin ilmu pasti hahahaha.. Terus terang saja, thread itu spektakuler sih.. Ternyata orang bisa sampe sebegitunya dalam memberi komentar terhadap suatu ciptaan yang, pastinya, tidak sempurna. Namun setelah esai ini selesai, ku sadari ternyata diriku adalah salah satu dari user tersebut. 😊 Menurutku pengguna twitter sepertinya cukup naif dan congkak dalam memberikan komentar kepada lirik tersebut. Maksudku memberi penilaian yang tidak sejalan dengan ekspektasi penciptanya itu sah-sah saja, namun memberi penilaian yang berkonotasi membodoh-bod...

Terima Kasih Rajah Langit..

Gambar
    Kendari, 8 Februari 2023 Akhirnya.. Setelah empat tahun menggunakan Rajah Langit sebagai deskripsi wadah tulisan-tulisan yang ku pakai secara sungguh-sungguh, ku rasa tiba saatnya untuk berhenti menggunakan istilah ini pada setiap ‘wadah-wadah’ yang akan ku ciptakan di waktu-waktu sekarang dan yang akan datang. Cukup mempengaruhi rasa untukku saat membuat keputusan ini mengingat banyaknya tulisan ku lahir di bawah nama ini. Masa-masa belajar menulis, belajar menyalurkan opini yang tidak sempat keluar, dan keluhan-keluhanku pada semesta yang sepertinya, karena hal itu, tetap membuatku waras hingga detik ini. Rajah Langit secara resmi ku publikasikan sekitaran tahun 2018 dengan essay perdana: Bad boy dalam perspekif ruang publik untuk menggantikan #Coraks (Catatan Opini Raks) yang biasa ku posting di Instagram. Alasannya, setelah beberapa lama ku pandangi dan ku renungkan (iya direnungkan, waktu itu masih takjub sendiri kalo diriku bisa menulis seperti itu:D) tern...